Kamis, 03 Juni 2021

PMKRI Cabang Palopo, Gelar Rapat Umum Anggota Cabang ( RUAC VIII)


Dokumentasi setelah pembukaan


Palopo. Kegiatan Pembukaan Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC) PMKRI Cabang Palopo berlangsung di Aula Gereja Pniel Kota Palopo pada hari ini. Jum'at, 04 Juni 2021. 


Ketua Panitia Pelaksana RUAC saudari Juliana, dalam lapornya bahwa, pertama" saya ucapkan terimaksih kepada seluruh anggota PMKRI Cabang Palopo yang sudah berpartisipasi dari awal pencarian dana sampai pada pembukaan kegiatan pada hari ini. Dan untuk Kegiatan RUACnya akan dilaksanakan di PUSPAS Salaumpak.

Kegiatan RUAC ini, panitia mengusung Tema: "Satukan Suara untuk meningkatkan eksistensi PMKRI dan mewujudkan Kepemimpinan yang Kompeten" 



Dokumentasi: Sambutan Ketua Presidium PMKRI Cabang Palopo, saudara Yohanes Jaga


Lanjut ketua Presidium saudara Yohanes Jaga dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan RUAC merupakan suatu momentum yang rutinitas dilakukan setiap Ahir Periode. Pada kegiatan RUAC ini, tidak hanya memilih pemimpin baru saja, tetapi kita perlu menyatukan ide dan gagasan dari seluruh kader PMKRI Cabang Palopo untuk menentukan arah dan gerak Organisasi  PMKRI Cabang Palopo untuk satu tahun kedepan sesuai dengan Tema RUAC diatas.  

Besar harapan saya bahwa PMKRI Cabang Palopo kedepannya tetap berkolaborasi dengan OKP Cipayung Plus Kota Palopo, serta tetap menjaga Marwah organisasi sebagai Mitra Kritis terhadap Pemerintah. Tutupnya

Sabtu, 15 Mei 2021

Ketua PMKRI Palopo mengecam terkait pembunuhan Warga Sipil di Poso


Keterangan Gambar: Yohanes Jaga Ketua Presidium PMKRI Cabang Palopo

PALOPO.SANTAKATARINA.Com Ketua Perhimpunan mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Palopo, saudara Yohanes Jaga mengecam keras  terkait Peristiwa pembunuhan masal yang dilakukan oleh Teroris terhadap  warga sipil di Poso Sulawesi Tengah, yang tidak manusiawi.

Kami menyampaikan turud berduka cita terhadap korban, semoga masyarakat di Poso tetap waspada dalam beraktifitas. Keberadaan Teroris di Poso membuat masyarakat sipil takut untuk beraktifitas. Aksi keji yang dilakukan teroris menandakan bahwa Pemerintah tidak serius untuk menangani masalah ini, karena selalunya masyarakat sipil yang menjadi korban."  Kecam Yohan, Sabtu (15/5/2021).

Baca Lainnya:

  • https://actanews.online/pmkri-palopo-datangi-polres-meminta-keamanan-rumah-ibadah


Lanjut Yohanes Jaga, Negara harus bertanggung jawab terkait dengan peristiwa ini, dan Negara tidak boleh kalah dengan Teroris.  Kami meminta kepada Pemerintah  untuk segera mengungkapkan dalang teroris yang ada di Poso dengan serius dan mengusut tuntas sampai keakar-akarnya. Karena kalau pemerintah tidak serius menangani masalah ini, kasian masyarakat yang selalu menjadi korban. Tutup Yohanes

Minggu, 25 April 2021

PMKRI Palopo Kecewa dengan Pastor Paroki St. Mikael Palopo

 Pastor Paroki melarang Pembuatan MCK di Gereja Katolik Stasi Purangi


PMKRI Cabang Palopo kesal dengan Pastor Paroki St Mikael Palopo yang melarang Pembuatan MCK di Gereja Katolik Stasi Purangi. 

Pasalnya gereja Katolik ini berdiri sejak tahun 1987 belum sama sekali dibangun MCKnya, artinya sudah 33 tahun gereja ini tidak diperhatikan oleh Paroki St Mikael Palopo sebagai induk atau Pusat dari stasi Purangi. 

 Melihat keprihatinan gereja tersebut, PMKRI Cabang  Palopo bersama umat distasi Purangi membuat tempat MCK darurat yang berbuat dengan bahan seadanya, Pembuatan MCK itu mulai tanggal 24 April namun belum  selesai, dan ahirnya dilanjutkan dengan tanggal 25. Namaun sayang seribu sayang pada saat kami mau melanjutkan pembuatan MCK, tiba" pastor Paroki melarang untuk melanjutkan pembuatan MCK dengan alasan yang tidak jelas.  Perdebatan yang cukup alot  antara kader PMKRI dan pastor Paroki terkait dengan pembuatan MCK itu, namun pastor Paroki tetap ngotot untuk melarang dan ahirnya Pastor Paroki pulang tanpa memberikan solusi.


Saudara Yohanes Jaga selaku ketua Presidium PMKRI Cabang Palopo, sangat menyayangkan terhadap tindakan yang dilakukan oleh Pastor Paroki yang tidak mencerminkan sebagai penggembala Gereja. Pastor paroki mestinya harus peka terhadap kondisi dan kebutuhan Gereja saat ini, Seperti yang ada di Gereja Stasi Purangi ini, sejak berdirinya Gereja ini namun belum dibangunkan tempat MCKnya. atas dasar keprihatinan gereja tersebut makanya kami dari PMKRI membantu umat Stasi Purangi untuk membuat MCK darurat. Dan Kami berharap bahwa Pastor Paroki harus bijak untuk menyikapi masalah tersebut dan secepatnya untuk melanjutkan pembuatan MCK dan Pembangunan Gedung Gereja yang layak di Pakai.


Jumat, 13 Mei 2016

Susunan Personalia Dewan Pimpinan Cabang PMKRI Cabang Palopo Sancta Katarina Periode 2015/2016


SUSUNAN PERSONALIA DEWAN PIMPINAN CABANG PERHIMPUNAN MAHASISWA KATOLIK REPUBLIK INDONESIA CABANG PALOPO SANCTA KATARINA PERIODE 2015-2016

Ketua Presidium                                                       :  Yulius Solle
Presidium Pengembangan Organisasi                     :  Wirna Dacunha
Presidium Pendidikan                                :  Jessika Maureen Bantun Masarrang, S.kep
Presidium Hubungan Perguruan Tinggi                   :  Ronaldo
Presidium Gerakan Kemasyarakatan                     :  Dionisius Dwi Anjaya
Presidium Keumatan                                                :  Rahel Lorens
Sekretaris Jendral                                                    :  Michael Gani Lambertus
Bendahara Umum                                                     :  Risma
Biro-biro                                                                    

1.      Biro kaderisasi (Prespen)
Koord.                                                             :  Stefanus
Anggota                                                           :  Arini

2.      Biro Urusan Rumah Tangga (Pres. PO)
Koord.                                                             :  Deis Kondo Allo
Anggota                                                           :  Elfionita

3.      Biro Minat dan Bakat (Pres. PO)
Koord.                                                             :  Maria Oktaviani
Anggota                                                            :  Demetriana

4.      Biro dana Dan Kewirausaan (Pres. PO)
Koord.                                                             :  Editya K. Trinovita Dei   
Anggota                                                           :  Marlina

5.      Biro Kajian Isu Strategi (Pres. Germas)
Koord.                                                             :  Dominggas
Anggota                                                          :  Ronaldi

6.      Biro Kerohanian & Hubungan Masyarakat Katolik (Pres. Keumatan)
Koord.                                                             :  Yulita Hirpa
Anggota                                                            :  Tereshia

7.      Komisariat-komisariat Kampus (Pres. HPT)
1)      Komisariat Kampus Universitas Cokroaminoto Palopo                :  Nengsi
2)      Komisariat Kampus Universitas Andi Djemma Palopo                 :  Selviana
3)      Komisariat Kampus STIKES Bhakti Pertiwi Luwu Raya Palopo  :Yeski Lorensi

Sancta Katarina dari Alexandria Pelindung PMKRI cabang Palopo


Santa Katarina dari Alexandria, menurut tradisi adalah seorang perawan yang menjadi martir pada awal abad ke-4 pada masa penganiayaan kaisar Maxentius. Dia adalah seorang putri bangsawan yang sangat terpelajar dan menjadi Kristen pada usia sekitar empat belas Tahun.  Lebih dari 1.100 tahun setelah kemartirannya, Santa Joan of Arc mengidentifikasi Santa Katarina sebagai salah satu dari para suci yang menampakkan diri dan menasihati dia. Gereja Katolik Ortodoks menghormati  Santa Katarina sebagai Martyr besar, dan merayakan hari pestanya pada tanggal 24 atau 25 November (tergantung pada tradisi lokal masing-masing Metropolis Orthodox).  St.Katarina baru berusia delapan belas tahun ketika Kaisar Maxentius mulai melakukan penganiayaan terhadap umat Kristen. Tanpa gentar sedikit pun, gadis Kristen yang cantik ini menghadap raja untuk mengatakan pendapatnya tentang perbuatan raja yang kejam. Ketika raja berbicara tentang berhala-berhala, Katarina dengan gamblang menunjukkan kepadanya bahwa berhala-berhala itu adalah bohong. Kaisar Maxentius tidak dapat membantah penjelasan Katarina. Oleh karenanya, ia memerintahkan agar dipanggil lima puluh orang ahli fisafat kafir yang terbaik. Sekali lagi, Katarinalah yang berhasil membuktikan kebenaran imannya. Kelimapuluh ahli filsafat itu menjadi yakin bahwa Katarina benar.  Karena amat murka, Maxentius membunuh semua ahli filsafat itu.
Kemudian, raja yang sebenarnya juga terpesona dengan kecantikan putri kristen itu membujuknya dengan menjanjikan mahkota ratu baginya.  Khaterina dengan tegas menolak dengan menyatakan bahwa suaminya adalah Yesus Kristus, kepada siapa ia mempersembahkan kesuciannya. Penolakan Khaterina ini membuat Kaisar murka. Ia  memerintahkan agar Katarina dicambuk dan dipenjara.
Selama dalam penjara banyak orang datang untuk melihatnya, termasuk istri Maxentius, seorang pejabat istana dan  dua ratus pasukan pengawal. Pada awalnya mereka hanya penasaran dan ingin mendengar gadis Kristen yang menakjubkan ini berbicara. Namun setelah bertemu dengan Katarina  mereka semua bertobat. Semua menjadi Kristen dan kemudian martir.Katarina sendiri dihukum mati dengan cara digilas pada roda berduri besar hingga tewas. Ketika roda mulai berputar, secara misterius roda berduri itu terbelah menjadi dua dan hancur berantakan.  Pada akhirnya, St. Katarina menemui ajalnya dengan dipenggal kepalanya.  Pada masyarakat Kristen perdana di Timur Tengah terdapat "mitos" yang mengatakan bahwa setelah kematiannya para malaikat kemudian membawa jenazah St.Katarina ke puncak Gunung Sinai, di mana, di abad ke-6, Timur Kaisar Yustinus kemudian mendirikan sebuah biara yang indah yang sampai saat ini disebut Biara Santa Katarina, Gunung Sinai. Gereja utama Biara ini dibangun antara tahun 548 dan tahun 565, dan biara ini menjadi situs ziarah terutama bagi pemeluk Kristen Timur dan Barat. Biara Santa Katarina dapat bertahan sampai hari ini, dan merupakan warisan seni dan arsitektur dari kebudayaan Kristen perdana